Postingan

Menampilkan postingan dari Oktober, 2025

Persahabatan Yang Ternoda bunda deara

 *Persahabatan Yang Ternoda* Untaian Kata, Deara Banjarmasin 4 Februari 2020 (BS 90, tap tap tap kecilin BS sampai 40) 👱‍♀Entah harus ku mulai dari mana pembicaraan ini, ketika aku dan kamu telah sama-sama tau permasalahan diantara kita, walaupun kemungkinan terbesar kita mendengar dan melihat cerita dengan versi dan sudut pandang berbeda 👩🏻Hhh.. Apapun cerita dibalik peristiwa ini, benang merahnya tak lebih dari kisah pagar yang makan tanaman, sahabat yang tega menggunting dalam lipatan, dan seekor anjing yang menggigit tuannya Sungguh tak pernah aku bayangkan, seorang yang kuanggap sebagai sahabat sejati, tak mempunyai sedikit hati, dengan bermuka dua kau telah mampu mengelabui, ternyata kau mempunyai jati diri sebagai pengkhianat sejati Jika tujuanmu menghancurkan hati ini, selamat, kau berhasil dengan kesuksesan yang terukir tinggi 👱‍♀Sekejam itukah pikiranmu tentangku? Serendah itukah yang kau nilai tentang aku? Kau lupa, kita telah melewati hari dengan kebersamaan yang ta...

SEIMAN TAPI TAK SEAMIN--- (rio & amel)

 RIO : (suara telpon) "Haduuh.. Siapa sih pagi-pagi udah nelpon.. Halo.." AMEL : "Assalamualaikum.." RIO : "Emm.. Iya sayang.." AMEL : "Iiih... Dia mah, jawab dulu dong.." RIO : "Hehhe.. Iya lupa, waalaikumsalam.." AMEL : "Ayank bangun ih.. Subuhnya udah lewat loh... Ini udah jam setengah enam." RIO : "Hmm.. Mulai deh halu nya.. Toh udah lewat juga." AMEL : "Iya,, kali aja gitu. Masa, aku berharap kamu jadi imam aku aja gak boleh?" RIO : "Iya-iya.. Aku tahu, berharap sih boleh tapi jangan halu juga sayangku.. Ya udah aku bangun nih.. Bentar..(ngulet) Aku bangun.. Lagian Misa Jumat Agungnya kan live streaming sayang.. Lewat youtube, jadi gak perlu buru-buru ke gereja.. Emm ya udah nanti aku telpon lagi ya sayang.." AMEL : Rio.. RIO : "He'em.. Kenapa Mel?" AMEL : "Kenapa sih kita berbeda?" RIO : "Maksudnya?" AMEL : "Ada 7 miliar lebih manusia di dunia ini loh.....

Dialog Script drama darah kami

 (SFX buka pintu) Bung Karto: deekk.... deek…nimas... Nimas: iya mas, loh…mas kenapa? kok lesu gitu? Sini duduk dulu mas nya, Ini lagi peluk-peluk, ada apa mas? Bung Karto: banyak masalah di tempat kerja dek, mas juga bingung mau menyelesaikannya dengan cara apa.. mas tu cape makanya mau peluk adek biar capenya hilang Nimas: duhh…mas nya nimas tersayang…maaf ya mas, nimas cuma bisa nenangin mas aja dirumah, ndak bisa bantu apa-apa   Bung Karto: ndak papa lo dek, melihat istriku yang cantik ini saja beban mas sudah jauh berkurang Terima kasih ya sayang.  Nimas: ah… bisa aja mas ini, yaudah mas mandi dulu sana. nimas mau buatin kopi buat mas , setelah itu mas cerita ya sama nimas tentang masalah di tempat kerja tadi, siapa tau nimas bisa memberikan Solusi, jangan ndusel-ndusel gini ah, nimas geli mas Bung Karto: adek gitu sama mas, suaminya cape juga…ya udah mas mandi deh, tapi gimana kalau mandinya bareng aja hehe... sudah lama lo dek kita ndak mandi bareng hehe… Nima...