Persahabatan Yang Ternoda bunda deara
*Persahabatan Yang Ternoda*
Untaian Kata, Deara
Banjarmasin 4 Februari 2020
(BS 90, tap tap tap kecilin BS sampai 40)
👱♀Entah harus ku mulai dari mana pembicaraan ini, ketika aku dan kamu telah sama-sama tau permasalahan diantara kita, walaupun kemungkinan terbesar kita mendengar dan melihat cerita dengan versi dan sudut pandang berbeda
👩🏻Hhh..
Apapun cerita dibalik peristiwa ini, benang merahnya tak lebih dari kisah pagar yang makan tanaman, sahabat yang tega menggunting dalam lipatan, dan seekor anjing yang menggigit tuannya
Sungguh tak pernah aku bayangkan, seorang yang kuanggap sebagai sahabat sejati, tak mempunyai sedikit hati, dengan bermuka dua kau telah mampu mengelabui, ternyata kau mempunyai jati diri sebagai pengkhianat sejati
Jika tujuanmu menghancurkan hati ini, selamat, kau berhasil dengan kesuksesan yang terukir tinggi
👱♀Sekejam itukah pikiranmu tentangku?
Serendah itukah yang kau nilai tentang aku?
Kau lupa, kita telah melewati hari dengan kebersamaan yang tak hanya sehari, kita telah menjadi saudari yang tak segan untuk berbagi, meski kita terlahir dari rahim yang berbeda, tapi kita telah menjadi sahabat sehati
Apa itu semua tak memiliki arti?
👩🏻Sehati?
Berarti?
Hah hahaaa
Sahabat sejati macam apa yang kehilangan perasaan sehingga mampu merenggut kebahagiaan teman yang menganggapnya saudara?
👱♀Aku minta maaf
👩🏻Semudah itu kau minta maaf
👱♀Lalu apa yang harus aku lakukan agar kau bisa memaafkan?
👩🏻Cihhh.. Maaf?
Kau kira aku sudi memberimu maaf?
Sekiranya kau mampu menyelam dalam lautan dan mengambilkan sekarung mutiara, atau kau bisa terbang lalu membawa kerlip bintang kehadapanku mungkin akan kupertimbangkan untuk memaafkanmu
Jika itu terasa mustahil bagimu, maka memaafkanmu adalah hal mustahil juga untukku
Kau bayangkan saja, betapa hancur hatiku melihat orang yang kucintai berada dikamar yang sama dengan sahabatku, bagaimana aku menatap dunia saat undangan pernikahanku telah tersebar, namun aku harus terkapar pada kenyataan yang tak ingin kuanggap benar!
Sabar, sabar, sabar
Begitu banyak kata sabar yang aku dengar tak mampu membuat airmataku hambar dan tawar untuk terus keluar
Jadi aku harus sesabar apalagi untuk memaafkanmu yang dibelakangku ternyata tak lebih dari seekor ular!
👱♀Baiklah, jika maaf memang tak layak untukku, aku takkan memintanya lagi, aku terima sebanyak apapun cacian darimu
👩🏻Itu pantas untukmu!
👱♀Tapi beri kesempatan bicara untukku
👩🏻Memang alasan apalagi yang ingin kau ajukan?
👱♀Cukup kau diam dan dengarkan
👩🏻Bicaralah, aku sudah terlalu muak berada ditempat yang sama denganmu
👱♀Aku tak meminta kau percaya, tapi aku hanya ingin menjelaskan dan aku tak peduli jika itu kau anggap sebagai alasan
Sebelum aku sampai dikamar itu, aku telah menghubungi telpon selularmu, aku berniat mengambil surat undangan yang kau minta dibagikan kepada teman dan sahabat kita, lalu yang mengangkat telpon adalah tunanganmu, dan dia berkata kalau kau berada dikamar mandi
Aku datang kerumahmu tanpa rasa curiga
Dan aku percaya padanya, karena kukira dia pun akan menjadi sahabat yang sama sepertimu baiknya
Tapi ternyata aku keliru, dia lah yang menipumu, menipuku
Dia tak lebih dari serigala berbulu domba, memangsa ketika sang gembala lengah sekejap saja
Aku tau bagimu sangat menyakitkan
Tapi disini aku pun sebagai korban
Kau hancur, aku juga hancur
Mungkin kini aku tak lebih berharga dari seorang pelacur
Semua telah ku utarakan, jika itu tak bisa kau anggap sebagai kebenaran, aku paham
Sekarang aku pergi, dan kata maaf aku tinggal disini
Selamat tinggal sahabat, semoga kehidupan lebih baik yang akan kau dapat
👩🏻Pergi! Pergi!
Silakan pergi sejauh kau bisa, bawa semua kenangan tentang persahabatan kita
Jangan kau tinggal secuil pun ingatan perihal kita
Jika bisa aku putar kembali waktu, aku memilih tak pernah mengenalmu
Hiks.. hiks.. hiks
Benar atau pun hanya sebuah karangan, alasan yang telah kau kemuka kan
Aku tetap hancur
Aku telah gagal sebelum mengecap manisnya pernikahan
Bahkan aku kehilangan sekaligus dua jalinan hubungan
Percintaan dan persahabatan
Ingin kupercaya kekasihku, tapi hatiku berkata "itu tak adil bagimu"
Ingin ku yakini alasanmu, logika ku menolak percaya itu
Lalu aku harus bagaimana?
👱♀Aku memahami apa yang kini kau rasakan, dan aku kehilangan cara untuk meyakinkan
Tapi aku bisa tegaskan
Orang yang kau cintai tak lebih dari seorang bajingan
Dan dia tak pantas memiliki seorang sahabat terbaik yang aku miliki
👩🏻Sejujurnya aku ingin mempercayai semua itu
Tapi cintaku terlalu besar untuknya
👱♀Cintamu terlalu buta
👩🏻Aku ingin percaya padamu
👱♀Aku tak pernah mengkhianatimu
👩🏻Entahlah, aku kehilangan kekasih dan sahabatku
👱♀Tidak, aku masih disisimu
Jika sahabat kau anggap mengkhianatimu
Aku disini sebagai saudarimu
👩🏻Lalu bagaimana aku menghadapi hariku selanjutnya
Aku terlanjur malu
Aku tak mampu menegakkan kepala
👱♀Aku lebih malu
Tertuduh sebagai penyebab gagalnya pernikahan sahabatku
Tapi jika kau izinkan, aku ingin kita tetap bergandeng tangan, saling menguatkan
Hingga saatnya kita bisa berdampingan dengan masing-masing pasangan
👩🏻Berikan waktu aku untuk memahami semua ini
Biarkan aku menikmati luka seorang diri
Biarkan ada jeda dalam persahabatan ini
Jika nanti semua telah mampu kuterima, aku ingin kau kembali
Pergilah tinggalkan aku
Sementara saja
Pergilah
Komentar
Posting Komentar