Postingan

Menampilkan postingan dari April, 2026

Sore Dan Senja

Awalnya, kita bagaikan dua komet yang meluncur di angkasa raya, terpisah oleh jarak jutaan tahun cahaya.  Tak ada sapaan yang melintasi kehampaan, tak ada radar yang menangkap sinyal keberadaan. Kita adalah dua entitas yang asing, tak tertarik untuk saling mendekat, apalagi memahami. Namun, alam semesta memiliki caranya sendiri untuk menulis cerita yang tak terduga.   Kemudian, takdir mempertemukan kita dalam sebuah konstelasi digital.  Sebuah ruang obrolan sederhana yang menjadi titik awal dari perjalanan kosmik ini.  Obrolan yang mungkin dianggap remeh oleh para pengamat bintang, namun bagi kita, ia adalah wahana antariksa yang membawa kita mendekat, menjelajahi orbit masing-masing.  Kata-kata menjadi jembatan yang menghubungkan dua dunia yang berbeda, membuka tabir misteri yang selama ini tersembunyi.   Awalnya, kecanggungan adalah atmosfer tebal yang menyelimuti.  Pertemuan dua jiwa yang memiliki medan gravitasi yang berbeda.  Sore, dengan ene...

Sang Pelantun Cahaya di Balik Kata

Di tengah riuh rendah dunia Hago yang fana, Hadir sosok Myra, membawa diksi yang mempesona. Engkau bukan sekadar host yang menyapa lewat suara, Tapi penyair hati yang melukis rasa menjadi cahaya  Saat jemarimu membuka bait demi bait puisi, Suasana menjadi tenang, hilang segala bising dan emosi. Myra, namamu adalah nada dalam setiap sajak yang tercipta, Mengubah sepi di room menjadi ruang penuh cinta. Engkau tuntun kami menyelami samudera kata, Menghapus lara, membasuh letih yang kasat mata. Setiap rima yang kau ucap, setiap jeda yang kau beri, Adalah alasan bagi kami untuk tetap di sini, tak ingin pergi. Tetaplah bersinar, Myra, sang penjaga nada, Biarkan suaramu terus bertahta di dalam dada. Terima kasih atas segala dedikasi dan ketulusan, Engkaulah sang bintang, pembawa kehangatan di setiap pertemuan di Rom hps Manado 09-04-2026 Karya. Nofal/biliy