AKHIR
Terdiam…
Terpaku…
Aku sendiri di depan layar ponsel
Yang ku tatap tanpa henti…
Tiada kuasa ku lepas tatapan ini dari genggaman ku…
Wajah mu…
Senyum mu…
Terpasang jelas d sana…
Masa lalu yang ku rindu…
Kau penjarakan aku dalam kenangan…
Kau kurung aku dalam luka yang dalam…
Lalu kau tinggal kan aku pergi begitu saja,
Sesuka hatimu…
Aku tak lagi siap hidup tanpamu…
Aku, tak lagi terbiasa memulai hari tanpa hadir dan sapamu…
Sejahat itu kau tinggal kan aku bersama kerinduan yang tak tau akan ku arahkan k mana lagi… cintaku tak lagi memiliki alamat…
Seperginya dirimu, hatiku telah terkunci…
Aku terus mengutuk takdir yang mempertemukan dan memisahkan kita semaunya…
Ingin ku curangi takdir dengan pergi mengikuti mu…
Namun aku terlampau pengecut…
Aku begitu takut…
Aku takut tak bertemu dengan mu d sana…
Aku takut kau akan menatapku dengan marah…
Duhai masa laluku…
Kemana ku arahkan kaki ini jika jejak mu saja perlahan-lahan memudar…
Kemana harus ku raba langkah yg tiada lagi berbekas…
Kenapa waktu menggerus semua milikmu dari ku…
Tak cukupkah kau saja yg d ambilnya?
Mengapa kenangan in juga ingin kau rampas?
Apa jadinya aku tanpa kau dan kenanganmu…
Sungguh aku tidak lagi terbiasa tanpa mu..
Sungguh aku bis gila…
Mati…
Mati… aku juga ingin mati mengikuti mu…
Tuhaaannn… takdir cinta in begitu pilu bagiku… luka in tak lagi snggup ku tahan…
Kasiiihh… mengapa kisah kita berakhir jadi cerita duka?
In bukan akhir yg ku damba…
Karya Lala Shi
13 Januari 2023
Komentar
Posting Komentar