KATANYA NYATANYA KARYA FAJRI SAIQ S DAN FRANKLYN

 KATANYA NYATANYA

KARYA FAJRI SAIQ S DAN FRANKLYN


Katanya negeriku merdeka 

Nyatanya Hak rakyat dirampas oleh penguasa

Dimana hak rakyat ditindas dan dipaksa 

Di sodomi akal dan ekonominya


Katanya hukum tegak berdiri

Nyatanya tumpul ke atas, runcing ke bawah menindih

Keadilan hanya mimpi bagi yang tak punya

Suara kebenaran dibungkam, dipaksa mati


Dimana yang katanya untuk rakyat? 

Dimana yang katanya untuk wong cilik? 

Dimana yang katanya untuk para orang tua dan dhuafa? 

Nyatanya masih ada yang terluka

Nyatanya masih ada yang mati karna kelaparan

Nyatanya masih ada yang menangis karna tak punya rumah

Amarah punah marah

AHH...


Katanya pembangunan terus melaju

Nyatanya hanya segelintir yang menikmati hasilnya

Kemewahan gedung pencakar langit menjulang

Di bawahnya, rakyat jelata terus berjuang

Janji manis tinggal janji kosong belaka

Luka lama kian menganga, tak terobati

Cuih....


Katanya para polisi dan penegak hukum adil terhadap rakyat

Nyatanya masih ada oknum oknum yang masih menghianat

Dimana bertumpah darah oleh orang yang katanya pejabat

Tetapi nyatanya mereka penjahat

Mati tertembak rakyat melarat


Katanya Indonesia jaya sentosa

Nyatanya hanya topeng belaka, menyembunyikan lara

Teruslah bertanya, wahai jiwa yang terluka

Sampai kapan dusta ini terus berkuasa?

Sudahlah, cukup. Hati ini lelah.


Katanya para tikus banyak mati dipenjara 

Nyatanya mereka menyogok keadilan kita. 

Yang dibangun oleh para tokoh tokoh Indonesia 

Tetapi diinjak-injak nya garuda kita 

Harus kepada siapa lagi kita percaya? 

Marsinah yang tanpa salah diperkosa dan ditembaknya. 

Munir yang diracun oleh entah siapa

Trisakti yang dalangnya dari oknum katanya

1998 yang menjadi sejarah kelam negara kita 

Wiji thukul yang dibungkam karna puisinya 

Katanya merdeka kita. 

Nyatanya Kita Merdeka Hanya milik para penguasa


Katanya esok 'kan tiba terang cahaya

Nyatanya hanya sunyi, dingin, tanpa asa

Di bawah langit kelabu, tak ada lagi air mata

Hanya sisa hembusan napas yang tak berdaya.

Dan dunia terus berputar, seolah tak peduli duka kita.


Semoga Katanya tak seperti Kenyataannya 

Dan Indonesia akan terus baik baik saja

Mengheningkan cipta



Garut-Borneo

23 Juli 2025

Komentar

Postingan populer dari blog ini

DARI AKU YANG HAMPIR MENYERAH

izinkan aku bahagia Karya Pengagum

Kamu Tidak Harus Menjadi Seseorang