RITUAL MANTRA JAELANGKUNG Pena A

 RITUAL MANTRA JAELANGKUNG


Dikala siang berganti malam, 

Secara perlahan sandekala mulai datang merangkak

Tepat disudut kota yang jauh dari keramaian

Pada sebuah rumah yang menjadi tempat tujuan

Untuk menjalankan ritual terlarang

Dengan penuh keyakinan diri

Aku mencoba menguak misteri

Yang sudah lama tersembunyi

Dan kulantunkan mantra-mantra pada sebuah boneka

Yang ku buat sendiri


Hmm..

Wahai penghuni dunia ghaib!

Wahai Jin Setan perkahyangan!

Ku undang kalian semua!


Datanglah....!

Datanglah......!!

Datanglah.......!!!


Hmm...


Sluku-sluku bathok

bathok’e ela-elo

Si romo menyang solo

Oleh-oleh’e payung muntho

Mak jenthit lo-lo lobah

Wong Mati ora obah

Yen obah medheni bocah


Hmmm...


Jaelangkung jaelangsat disini ada pesta, pesta kecil-kecilan 

Jaelangkung jaelangsat datang tak dijemput, pulang tak diantar

Jaelangkung jaelangsat disini ada pesta, pesta kecil-kecilan 

Jaelangkung jaelangsat datang tak dijemput, pulang tak diantar


Hong hiyang ilaheng hen

Jagad alusan roh gentayangan

Ono'e jaelangkung jaelengsat

Siro wujud'e ning kene ono bolon'e

Siro wangsul angslupo

Yen siro teko gaib wenehono tondo

Ing golek bubrah hayo enggalo teko pangundango

Hayo undang angslupo ing rupo golek


Wujud..Wujud..Wujudlah!


Hmm...


Hahaha..



Rumah kota tua,

Yogyakarta, 1 Maret 2021

Coretan Tinta Emas

Pena A

Komentar

Postingan populer dari blog ini

DARI AKU YANG HAMPIR MENYERAH

izinkan aku bahagia Karya Pengagum

Kamu Tidak Harus Menjadi Seseorang