KETINDIHAN



Nara:
ka... aku lagi nggak baik-baik aja
boleh… ceritain sesuatu yang lucu nggak
apa aja… aku capek nangis

Arka:
aku ceritain yang paling bodoh yang pernah aku alami ya
dan entah kenapa malah jadi pelajaran hidup

Nara:
iya… aku dengerin

Arka:
jadi waktu itu aku ketindihan
bener-bener nggak bisa gerak sama sekali
tubuh kaku, napas berat, suara nggak keluar
kayak ada yang nahan dari atas
awalnya aku mikir
“ah paling adikku lagi iseng naik ke punggungku”
soalnya rasanya berat banget, pas di badan
kayak ditindih manusia beneran

Nara:
terus?

Arka:
nah… anehnya
di saat aku lagi panik gitu
aku denger suara kresek-kresek
adikku lagi ngemil…
di depan tv

Nara:
hah? jadi bukan dia?

Arka:
nah itu dia
aku mulai mikir…
“lah terus ini siapa yang lagi numpang di badanku?”
tapi aku masih denial
aku berharap dia bakal ke kamar
dan bangunin aku

Nara:
terus dia dateng?

Arka:
nggak… yang dateng malah gofood
tiba-tiba dari luar ada suara
“paket gofood!”
dan adikku bukannya nolongin aku
dia malah santai ke depan
nerima makanan
aku di kamar cuma bisa dalam hati:
“toloooong… aku lagi sekarat ini…”

Nara:
ya ampun ๐Ÿ˜ญ

Arka:
aku masih berharap
“oke mungkin dia bakal bangunin aku setelah ini”
tapi yang terjadi…
dia bayar makanannya
terus cuma teriak dari luar
“kak, makanan nih!”
abis itu… lanjut ngemil lagi

Nara:
jahat banget ๐Ÿ˜ญ๐Ÿ˜ญ

Arka:
aku di situ udah nggak mikir serem lagi
aku malah kesel
kayak…
“ini orang prioritas hidupnya snack sama gofood ya
dibanding nyelametin kakaknya yang lagi ketindihan”

Nara:
๐Ÿ˜ญ๐Ÿ˜ญ๐Ÿ˜ญ

Arka:
akhirnya aku capek sendiri
aku berhenti ngelawan
nggak maksa gerak
nggak maksa bangun
aku cuma… pasrah
dan anehnya
beberapa detik kemudian
ketindihannya hilang sendiri
kayak… yaudah, selesai

Nara:
jadi… karena kamu berhenti melawan?

Arka:
iya
kadang yang bikin kita makin sesak
itu bukan karena bebannya
tapi karena kita maksa ngelawan sesuatu
yang memang belum bisa kita lawan
jadi ya…
kayak ketindihan itu
nggak semua harus dilawan
ada yang cukup diabaikan
dan nanti… dia pergi sendiri

Nara: 
ka...

Arka:
iya?

Nara:
aku nggak ketawa sih
tapi… aku ngerasa lebih ringan

Arka:
ya itu cukup
nggak semua luka harus disembuhin dengan tawa
kadang cukup diingetin
kalau semuanya… juga bisa berlalu sendirinya

Nara:
ka, makasih ya
udah mau dengerin aku

Arka:
aku nggak ke mana-mana
cuma kadang sinyalnya aja yang nggak stabil

Nara:
kamu masih sempet bercanda ya

Arka:
biar kamu inget
bahkan di cerita paling aneh sekalipun
hidup masih nyelipin hal receh buat bikin kita bertahan

Nara:
aku coba tidur ya… pelan-pelan

Arka:
iya
taruh semua yang berat di samping dulu
nggak usah dibawa ke mimpi

Nara:
selamat malam, ka

Arka:
malam, nara
kalau besok bangun dan masih berat…
itu juga nggak apa-apa

Nara:
…aku tutup ya

Arka:
iya... selamat tidur cintaku, sayangku, semestaku, indonesiaku, rayaku MERDEKAAAA

KETINDIHAN
-Picolo- 

29 April 2026

Komentar

Postingan populer dari blog ini

DARI AKU YANG HAMPIR MENYERAH

izinkan aku bahagia Karya Pengagum

Kamu Tidak Harus Menjadi Seseorang